Tuesday, October 5, 2010

Keadilan Bagi Kami......

Jangan harap keadilan ada untuk rakyat kecil yang tak punya, keadilan hanya tersedia untuk orang yang berkantong tebal.

Sekali aku mengalaminya, dan ternyata bukan hanya aku saja yang pernah mengalaminya, mungkin juga dialami oleh sebagian besar rakyat negeri ini. Suatu waktu, aku kehilangan sebuah laptop di sela-sela jam kuliahku. Bukan saja laptopnya yang berharga tapi juga data-data yang tersimpan dalam laptop. Saking paniknya dan tak ada satupun orang yang bisa aku mintai pertolongan, aku terjerumus pada hala yang bodoh dan sia-sia: Lapor polisi.

Tuesday, July 13, 2010

Karena Entrok....

cover novel Entrok


Bermula dari “entrok” bahasa jawa untuk menyebut BH, terkesan aneh karena sudah jarang sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari. Berkisah tentang Sumarni, gadis kecil jawa tak pernah merasakan bangku sekolah yang hidup serba kekurangan. Sangat bersukur bisa makan ala kadarnya dengan menjadi buruh kupas singkong di pasar. Tapi Sumarni kecil tak mau menerima takdir hidupnya begitu saja, yakin dengan kerja keras peras keringat dan tirakat untuk mencapai kejayaan. Memiliki sebuah entrok adalah ambisinya. “entrok” adalah barang mewah yang tak semua orang bisa pakai karena tak sanggup membeli. Entrok adalah simbol kemewahan, kebanggaan dan kejayaan. Bermula dari entrok lah kejayaan dan semuanya diraih.

Saturday, July 10, 2010

Merenungkan kembali Demokrasi kita


Sebagai negara yang menganut sistem demokrasi, kesejahteraan masyarakat Indonesia kalah jauh dengan negara lain yang juga menganut sistem demokrasi. Kira-kira adakah yang salah dengan model demokrasi kita? Sebenarnya model demokrasi yang bagaimanakah yang dianut Indonesia?

Friday, July 2, 2010

“Beta” ada di Bioskop


Bukan hanya lakon yang meyebut “gue” dan gemerlap mewah Jakarta saja yang tayang di bioskop-bioskop besar Indonesia. Cerita dari plosok pulau timur Indonesia yang jauh dari kemewahan pun layak menjadi tontonan. Tanah Air Beta, film produksi Alenia film yang digawangi oleh pasangan Ali Sihasale dan Nia Zulkarnaen. Seperti film-film sebelumnya, Alenia memproduksi film yang tak jauh-jauh dari tema keluarga, anak dan persahabatan. Dan masih dengan idealisme yang kuat dan menjadi nilai tambah bagi film ini yaitu tidak Jakartasentrisme seperti kebanyakan film lainnya.
Tanah air beta mengambil latar pasca jajak pendapat Timor Timur (sekarang Timor Leste) Agustus 1999. 

Wednesday, June 23, 2010

Tentang TKW Hongkong




Di tengah-tengah gempuran film bergenre horor dan komedi berbumbu seks, ternyata masih ada film Indonesia yang mengangkat isu lika-liku kehidupan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di Hongkong. Padahal, kisah para TKW ini seringkali dimuat di media elektronik maupun cetak. 

Monday, June 7, 2010

Mie warna-warni ala Sukabumi




Jika anda berkunjung ke Sukabumi dan melewati daerah Cisaat, tak ada salahnya jika anda coba-coba makanan unik dan sehat. Warung “Miebatok”, dari namanya saja sudah pasti unik, warung ini menyediakan menu mie berbagai rasa dan varian. Uniknya, karena mie batok adalah mie yang yang disajikan diatas batok. Rasa mienya pun mempunyai beberapa varian, mie ungu, mie ijo, mie hitam. Semua bahan mie samasekali tidak menggunakan bahan pengawet maupun bahan pewarna buatan, semuanya menggukan pewarna alami. Mie Ungu contohnya, bahan dasar mie ungu adalah ubi atau yang biasa kita sebut “telo ungu” dan bahan dasar mie hitam adalah tinta cumi. Untuk menikmati semangkok mie batok anda hanya butuh mengeluarkan Cring** Rp 13.000 Yuuukkkk.. mantabs..
Di warung Miebatok tidak hanya mie saja yang tersedia, tapi ada juga menu-menu lainnya yang tak kalah unik. Berbagai olahan nasi, burung puyuh, sea food dengan rasa dan tampilannya yang menggugah selera tersedia untuk disantap (asal ada duitnya... ^^ hahha). Sajian minumannya juga Indonesia abissss.... tak perlu menunggu lama ketika mie ungu tersa ji dihadapanku, langsung santap gan.. tunggu apalagi.