Saturday, January 22, 2011

Menjelajahi Malang #Part1

Tanah lot-nya Jawa

Sebenarnya saya sudah menyadari bahwa saya terlalu asing menapakkan kaki di kabupaten kelahiran saya ini. Banyak tempat-tempat yang belum terjamah, hanya melihatnya lewat foto dan mengira-ngira dari cerita teman yang pernah berkunjung. Sebut saja pantai Balekambang, Masjid yang disebut "tiban", petirtaan Watugede, dan stupa Sumberawan. Mungkin tak banyak kawan yang berminat "mbolang" untuk sekedar tahu meredam penasaran dan menelusuri sejarah atau iklim orang-orang malang yang terlalu metroplitan?

Bulan lalu, saya dan mbak Hilya berkesempatan berkunjung ke Malang. -menyelam sambil minum air-Tanpa pikir panjang langsung saja kita tentukan spot wisata: Pantai Ngliyep, Balekambang dengan tanah lotnya, Masjid Tiban dan Singosari. Hari Pertama di Malang, sekitar jam 10 siang kami bertolak ke arah selatan menggunakan motor (pinjaman**). Tugas utama kami memastikan lokasi pelatihan di daerah Desa Kedungsalam. Sepanjang perjalanan menaiki jalanan gunung, kami disuguhi dengan pemandangan cantik, Gunung Kawi, waduk Karangkates, dan hamparan tanaman menghijau  dari ketinggian. Waw... ternyata saya mempunyai daerah begitu elok.

Monday, January 17, 2011

Korban Budaya Pop, 4l4y Nation dan EGYD (ejaan gaul yang disempurnakan)

2licnx luthuw2, 4d 4n9k4x, b3zaR-Ke7il, jD p3n93nH Kt4wa eaa... Truzzz aqyu gugh B1z4 B4ca 9itcHu (ah rumitnya EGYD...)

kira-kira begini opini publik tentang 4l4y
Gaya anak muda selalu berubah disetiap masa. Gaya anak muda tahun 80an tentu berbeda jauh dengan gaya anak muda tahun 2000an. Dari tahun ke tahun tetap saja ada persamaan kawula muda ibukota maupun di daerah-daerah, mereka menjadi korban budaya pop yang digembar-gemborkan oleh media televisi maupun radio.

Mari kita ingat-ingat apa yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, ketika manyoritas kita latah dengan kata "Kasian deh lu..", "OMG", dan "capek deh.." kata yang dipopulerkan oleh Aming saat itu sontak mengawali tren. Saya tidak memungkiri pernah mengucapkan kata-kata itu dan baru-baru ini sadar kalau saya juga pernah menjadi korban budaya pop hehhehehehe..

Tuesday, December 28, 2010

Bantengan ala anak kecil

Ricak, Billy, Bimbi, Andi dkk sedang membuat banten-bantengan

Bulan agustus hampir saja berlalu, karnaval dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia juga baru seminggu terlewati. Ada yang khas dari sajian karnaval di desa kami, yaitu pertunjukan bantengan, jaranan dan kesenian Truntung. Belakangan yang digandrungi oleh anak-anak di sekitar ruamahku adalah bantengan. mungkin karena galak dan ditakuti anak dikala mengamuk diantara histeria para penonton.

Tuesday, December 21, 2010

Memutus Cinta di Pantai Ngliyep

Pantai Ngliyep http://kendtud.blogspot.com/2009_08_01_archive.htm)

Kepercayaan yang sudah mengakar di desaku, seseorang yang tengah menjalin hubungan atau belum melewati tahun ketiga pernikahannya jangan sekalipun mengajak pasangannya ke pantai ngliyep, pantai itu menyimpan tuah putus cinta katanya. Entahlah apa hubungannya pantai di sebelah selatan ini dengan morat-maritnya sebuah hubungan. Berbeda dengan mitos seputar candi Prambanan yang konon dibangun Bandung Bondowoso sebagai tanda cintanya namun akhirnya ditolak oleh Roro Jongrang. Mitos yang menghubungkan tuah patah hati dan pantai Ngliyep belum pernah kudengar sampai sekarang (ada yang tau...?)

Monday, December 20, 2010

Soal Buruh Migran sampai Kota Tua

Sudut alun-alun Purwokerto
Pagi buta aq bersama Lamuk (bukan nyamuk beneran) brangkat menuju Purwokerto, keberangkatan kita terbilang sangat mendadak karena baru menerima undangan "migrant day" beberapa jam sebelumnya. Aq (bertugas bengong dan jalan2) dan Lamuk ditugaskan untuk meliput perhelatan yang di adakan oleh Seruni, komunitas mantan buruh migran di Banyumas. Karena tak ada bus Efisiensi yang berangkat jam 5 pagi, Lamuk memutuskan berangkat dengan bis ekonomi biasa. Dengan berat hati kunaiki juga bis super ekonomi itu karena mengejar waktu agar tak terlampau tertinggal. Niat menuntaskan kantuk ^^ tak terlaksana mulus, berselang-seling dengan keriuhan pedagang asongan dan pengamen jalanan.

Thursday, December 9, 2010

Togel Belum Sirna


Suatu sore dirumahku,ada tetangga yang kebetulan lewat samping rumah dan sengaja kita undang nimbrung di obrolan basa-basi keluarga kecil kami. Tak berapa lama ia berniat pamit. Sudah ditunggu oleh "kawan belajarnya" begitu alasannya. Otakku otomatis mempertanyakan apa itu "belajar"?, mamaku menjelaskan kalau itu adalah kata sandi untuk sebuah perkumpulan rahasia totoan gelap atau yang biasa disebut togel.