| Tanah lot-nya Jawa |
Sebenarnya saya sudah menyadari bahwa saya terlalu asing menapakkan kaki di kabupaten kelahiran saya ini. Banyak tempat-tempat yang belum terjamah, hanya melihatnya lewat foto dan mengira-ngira dari cerita teman yang pernah berkunjung. Sebut saja pantai Balekambang, Masjid yang disebut "tiban", petirtaan Watugede, dan stupa Sumberawan. Mungkin tak banyak kawan yang berminat "mbolang" untuk sekedar tahu meredam penasaran dan menelusuri sejarah atau iklim orang-orang malang yang terlalu metroplitan?
Bulan lalu, saya dan mbak Hilya berkesempatan berkunjung ke Malang. -menyelam sambil minum air-Tanpa pikir panjang langsung saja kita tentukan spot wisata: Pantai Ngliyep, Balekambang dengan tanah lotnya, Masjid Tiban dan Singosari. Hari Pertama di Malang, sekitar jam 10 siang kami bertolak ke arah selatan menggunakan motor (pinjaman**). Tugas utama kami memastikan lokasi pelatihan di daerah Desa Kedungsalam. Sepanjang perjalanan menaiki jalanan gunung, kami disuguhi dengan pemandangan cantik, Gunung Kawi, waduk Karangkates, dan hamparan tanaman menghijau dari ketinggian. Waw... ternyata saya mempunyai daerah begitu elok.


